Growing Together Januari “Resolusi 2026 atau Revolusi 2026”

Growing Together Januari

Kelompok belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama dalam kasih yang berpusatkan pada Kristus sehingga semua anggota menikmati hidup Kristen yang penuh vitalitas, sukacita, dan alkitabiah.

A. Pelaksanaan

  • Nama WAG: Growing Together Januari 2026
  • Tema WAG: Resolusi 2026 atau Revolusi 2026 ?!
  • Deskripsi WAG: Sebulan mendiskusikan tentang "tradisi klasik" resolusi menuju revolusi hidup berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab.
  • Presentasi Pelaksanaan Teknis WAG “Resolusi 2026 atau Revolusi 2026 ?!” => Rabu, 17 Desember 2025.
  • Pelaksanaan WAG “Resolusi 2026 atau Revolusi 2026 ?!” => 5 - 31 Januari 2026.
  • Jumlah peserta = 51 peserta, 2 peserta keluar.
  • Peserta tidak berbagi dalam diskusi: 6 orang (GT 1) dan 4 orang (GT 2).
  • Total respons yang masuk ada 658 chat: 320 chat (GT 1) dan 338 chat (GT 2).
  • Evaluasi Keseluruhan Diskusi:
    1. Secara umum, diskusi GT Januari 2026 berjalan cukup baik dan hidup, terutama pada awal minggu (Senin–Selasa) di hampir semua topik.
    2. Antusiasme peserta cenderung tinggi di awal, lalu menurun pada pertengahan hingga akhir diskusi, terutama pada pertanyaan lanjutan.
    3. Pertanyaan yang berbasis firman Tuhan, tokoh Alkitab, dan refleksi pribadi paling efektif mendorong partisipasi dan sharing yang bermakna.
    4. Diskusi tidak hanya bersifat konseptual, tetapi mengarah pada refleksi dan revolusi hidup rohani, khususnya dalam memahami panggilan, iman, dan pertumbuhan pribadi.
    5. Banyak peserta merasa diberkati secara pribadi, terutama ketika pertanyaan mengajak mereka mengaitkan firman Tuhan dengan pengalaman hidup nyata.
    6. Dinamika diskusi sangat dipengaruhi oleh keaktifan dan konsistensi fasilitator; ketika fasilitator aktif dan saling melengkapi, diskusi menjadi lebih hidup.
    7. Pembagian tugas fasilitator yang jelas sejak awal sangat menolong kelancaran diskusi, meskipun dalam praktiknya ada kendala pribadi yang memengaruhi kehadiran fasilitator.
    8. Terdapat peserta kunci yang konsisten aktif, sementara sebagian peserta masih perlu didorong untuk lebih terlibat secara merata.
    9. Beberapa pertanyaan (terutama di bagian akhir topik) kurang mendapat respons, menandakan perlunya pengelolaan ritme dan beban diskusi yang lebih seimbang.
    10. Diskusi membuka ruang kesaksian dan sharing yang jujur, dengan suasana yang nyaman dan tidak memaksa peserta.
    11. Terjadi pengurangan peserta di beberapa grup, yang menjadi catatan penting untuk evaluasi pendampingan dan follow-up peserta.
    12. Secara keseluruhan, GT Januari 2026 berhasil menjadi ruang pertumbuhan iman, refleksi rohani, dan pembelajaran bersama, meskipun masih perlu penguatan dalam menjaga konsistensi keaktifan dan kesinambungan diskusi hingga akhir.

B. Narasumber dan Moderator

  • Narasumber Pengarahan Diskusi "Resolusi 2026 Atau Revolusi 2026 ?!” = Melisa.
  • Fasilitator WAG = Bima, Roma, Milly, Melisa, Mei, Santi, Yola, Anas, Yvonne, Teddie Hoyt, Benny Pardede, Adolf, Josef, Sisca.

C. Peserta

  • Jumlah Pendaftar: 51
  • Jumlah Anggota: 51
  • Peserta Baru: 4

D. Topik Diskusi

Topik 1: Tradisi Resolusi

Pertanyaan Senin - Selasa, 5 - 6 Januari 2026
Apa yang dimaksud orang ketika berbicara tentang “resolusi” tahun baru, dan mengapa hal ini dianggap penting sehingga menjadi tradisi tahunan? Menurut Anda, adakah kekurangannya?

Pertanyaan Rabu - Kamis, 7 - 8 Januari 2026
Menurut firman Tuhan, bagaimana seharusnya orang percaya memandang dan memaknai tradisi "Resolusi" tahun baru? Bagikanlah bagian firman Tuhan yang mendasari penjelasan Anda. 

Pertanyaan Jumat - Sabtu, 9 - 10 Januari 2026
Dalam perjalanan hidup Anda, adakah satu pengalaman terkait keinginan untuk berubah atau bertumbuh sebagai orang percaya pada awal tahun baru? Silakan ceritakan pengalaman tersebut, dan apa yang Anda pelajari dari itu, baik tentang diri sendiri maupun tentang Tuhan.
 

Review:

  • Peserta sepakat bahwa tradisi resolusi tahun baru bagi orang percaya seharusnya dipahami sebagai pembaruan hidup di hadapan Tuhan, berakar pada firman-Nya dan pimpinan Roh Kudus, yang mencakup refleksi diri, pertobatan, dan pertumbuhan rohani secara berkelanjutan, bukan sekadar daftar target tahunan atau ambisi pribadi semata.
  • Peserta sepakat bahwa tradisi resolusi tahun baru bagi orang percaya seharusnya dipahami sebagai pembaruan hidup di hadapan Tuhan, berakar pada firman-Nya dan pimpinan Roh Kudus, yang mencakup refleksi diri, pertobatan, dan pertumbuhan rohani secara berkelanjutan, bukan sekadar daftar target tahunan atau ambisi pribadi semata.
  • Peserta membagikan bahwa keinginan untuk berubah dan bertumbuh di awal tahun adalah proses panjang yang melibatkan disiplin, konsistensi, dan doa, di mana kegagalan menjadi sarana Tuhan membentuk kerendahan hati, ketergantungan pada Roh Kudus, dan kedewasaan rohani, serta komunitas dan akuntabilitas turut mendukung pertumbuhan iman secara berkelanjutan.

Referensi:

  1. 5 Hal yang Diajarkan kepada Kita oleh Resolusi Tahun Baru yang Gagal
  2. Empat Prinsip Kristiani untuk Membuat Resolusi Tahun Baru
  3. Resolusi Tahun Baru
  4. Resolusi dan Aksi
  5. Tahun Baru yang Transformatif
  6. New Year, New Me
  7. Resolusi Tahun Baru
  8. John Wesley, Penggagas Resolusi Tahun Baru dalam Kekristenan
  9. Membuat Resolusi Tahun Baru, Apakah Alkitabiah?
  10. 4 Resolusi Tahun Baru yang Benar
  11. Tradisi Kristen
  12. Sejauh Mana Orang Kristen Boleh Mengikuti Tradisi Kultural?
  13. Resolusi Tahun Baru

Topik 2: Resolusi 2026

Pertanyaan Senin - Selasa, 12-13 Januari 2026
Melihat resolusi atau harapan Anda untuk 2026 ini, apa yang resolusi/harapan tersebut ungkapkan tentang kerinduan, pergumulan, atau kebutuhan terdalam Anda saat ini di hadapan Tuhan? Hal apa dalam hidup Anda yang paling ingin Tuhan sentuh atau ubah melalui resolusi/harapan Anda ini?

Pertanyaan Rabu - Kamis, 14-15 Januari 2026
Apakah ada satu ayat firman Tuhan yang Tuhan pakai untuk meneguhkan, menegur, atau menuntun Anda memasuki tahun 2026 ini? Silakan bagikan ayat tersebut dan mengapa ayat itu bermakna bagi Anda saat ini.

Pertanyaan Jumat - Sabtu, 16-17 Januari 2026
Sebagai respons atas resolusi atau firman Tuhan yang Anda pegang untuk 2026 (atau bagi yang tidak membuat resolusi), apa satu langkah ketaatan konkret yang ingin Anda mulai atau perbaiki dalam 1–2 bulan ke depan? Tantangan apa yang paling berpotensi menghambatnya, dan pertolongan Tuhan apa yang paling Anda butuhkan untuk menjalaninya?
 

Review:

  • Resolusi dan harapan peserta untuk 2026 mengungkapkan kerinduan terdalam untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan, di mana yang paling ingin disentuh dan diubahkan adalah akar hati, ketaatan, dan kedewasaan rohani sehingga hidup tidak lagi berpusat pada pencapaian, melainkan menjadi respons iman sehari-hari yang selaras dengan kehendak dan tujuan Tuhan.
  • Melalui ayat-ayat firman yang dibagikan, resolusi 2026 peserta menyingkapkan kerinduan untuk menempatkan Tuhan sebagai pusat hidup, di mana firman Tuhan menjadi fondasi arah, peneguhan, dan koreksi, menuntun peserta untuk berserah, diperbarui setiap hari, dan taat berjalan dalam iman, bukan mengandalkan kekuatan atau ambisi diri sendiri.
  • Yohanes 3:30 Amsal 3:5–6 Filipi 1:6, Yehezkiel 36:25–26, Amsal 16:3, Mazmur 25:21, Yakobus 4:8, Matius 6:33, Keluaran 33:15, Yesaya 53:4–5, 2 Korintus 4:16, 1 Korintus 13:13, Mazmur 42:3, 2 Korintus 5:17.
  • Diskusi menunjukkan bahwa resolusi 2026 peserta diterjemahkan dalam langkah ketaatan yang sederhana dan nyata, dijalani melalui kesetiaan dalam hal kecil, di tengah tantangan kelelahan, kesibukan, dan pergulatan hati, sambil terus bergantung pada pertolongan Tuhan dan pimpinan Roh Kudus untuk bertumbuh setiap hari.

Referensi:

  1. 7 Resolusi Tahun Baru Kristiani
  2. Resolusi Tahun Baru 2015
  3. Resolusi di Tahun Baru
  4. Resolusi di tahun baru bersama dengan Kristus
  5. 3 Cara Memaknai Tahun Baru dalam Perspektif Kristen
  6. Satu Hal Yang Wajib Dilakukan Orang Kristen Sebelum Membuat Resolusi Tahun Baru
  7. 25+ Resolusi Tahun Baru yang Bisa Dilakukan Oleh Pasangan Kristen, Berani Coba?
  8. Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen
  9. 7 Resolusi Tahun Baru Kristiani

Topik 3: Resolusi ke Revolusi

Pertanyaan Senin-Selasa, 19-20 Januari 2026
Menurut pemahaman Anda, apa yang dimaksud dengan revolusi, dan apa bedanya dengan resolusi? Dalam konteks kehidupan seseorang, kapan sebuah perubahan tidak lagi sekadar niat baik, tetapi mulai menjadi perubahan yang mendasar?

Pertanyaan Rabu-Kamis, 21-22 Januari 2026
Bagikan hasil pendalaman Anda tentang satu tokoh Alkitab yang mengalami revolusi dalam hidupnya setelah membuat komitmen dalam Tuhan. Perubahan mendasar apa yang terjadi dalam hidupnya dan aspek apa dari revolusi tersebut yang menurut Anda paling sering diabaikan atau disederhanakan oleh orang percaya masa kini?

Pertanyaan Jumat-Sabtu, 23-24 Januari 2026
Bacalah minimal 2 dari referensi minggu III. Ambil 1 kutipan dari penulisnya dan buatlah dalam bentuk grafis. Bagikan mengapa kutipan tersebut penting/menantang atau mengguncang pemahaman Anda tentang revolusi hidup sebagai orang percaya.
 

Review:

  • Peserta menegaskan bahwa revolusi hidup orang percaya bukan sekadar resolusi pribadi atau perubahan luar, melainkan transformasi hati dan mentalitas yang dikerjakan oleh Roh Kudus, dijalani melalui penyerahan total kepada kedaulatan Allah, kesediaan diproses dalam waktu dan cara Tuhan, serta kesetiaan dalam langkah-langkah kecil setiap hari, yang berbuah nyata dalam kehidupan yang melekat kepada Kristus dan dinyatakan melalui kasih.
  • Diskusi menunjukkan bahwa revolusi hidup para tokoh Alkitab selalu menyentuh perubahan identitas dan arah hidup, bukan sekadar perilaku luar, dan aspek yang paling sering diabaikan orang percaya masa kini adalah proses panjang, harga ketaatan, kegagalan yang membentuk, serta penyerahan total di area tersembunyi hidup, di mana Tuhan bekerja nyata membentuk hidup yang sungguh diubahkan.
  • Peserta menegaskan bahwa revolusi hidup orang percaya bukan sekadar resolusi pribadi atau perubahan luar, melainkan transformasi hati dan mentalitas yang dikerjakan oleh Roh Kudus, dijalani melalui penyerahan total kepada kedaulatan Allah, kesediaan diproses dalam waktu dan cara Tuhan, serta kesetiaan dalam langkah-langkah kecil setiap hari, yang berbuah nyata dalam kehidupan yang melekat kepada Kristus dan dinyatakan melalui kasih.

Referensi:

  1. Yang Selalu Baru di Tahun Baru
  2. Resolusi Tahun Baru
  3. New Year New Me
  4. Tahun Baru: Ada yang Lebih Penting dari Membuat Resolusi
  5. Resolusi atau Revolusi Hati? Menata Ulang Prioritas Iman di 2026
  6. Revolusi Pengertian
  7. Resolusi dan Revolusi
  8. Revolusioner Sejati
  9. Revolusi Spiritual: Perlukah?
  10. Revolusi Mental Berbasis Keluarga Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Sejahtera

Topik 4: Revolusi 2026

Pertanyaan Senin - Selasa, 26 - 27 Januari 2026
Bagaimana revolusi hidup yang telah Anda alami selama ini menjadi fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan rohani Anda, keluarga, dan pelayanan untuk masa depan? Bagikan pengalaman Anda!

Pertanyaan Rabu - Kamis, 28 - 29 Januari 2026
Seperti apa "revolusi" hidup yang ingin Anda capai pada 2026 ini? Tantangan apa yang akan hadapi dan apa saja yang Anda perlukan untuk mencapainya?

Pertanyaan Jumat - Sabtu, 30 - 31 Januari 2026
Kemampuan atau keahlian apa yang akan Anda tingkatkan (upskilling) atau perluas (upscaling) untuk menunjang revolusi hidup Anda di 2026, khususnya sebagai orang percaya pada era digital/AI?
 

Review:

  • Peserta sepakat bahwa Revolusi 2026 dipahami sebagai transformasi hidup yang dikerjakan Tuhan secara berkelanjutan, dimulai dari perubahan hati dan cara pandang oleh firman dan Roh Kudus, dijalani melalui ketaatan dan kesetiaan dalam hal-hal kecil, yang kemudian menjadi fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan rohani yang matang, keluarga yang dibangun dalam kasih, dan pelayanan yang murni sebagai limpahan relasi dengan Tuhan.
  • Peserta memaknai Revolusi 2026 sebagai perubahan hidup yang mendalam dan berkelanjutan, yang dimulai dari hati dan cara pandang, dijalani melalui disiplin rohani yang konsisten dan kesetiaan dalam langkah-langkah kecil, sambil menghadapi tantangan internal dan eksternal, dengan ketergantungan pada Tuhan serta dukungan komunitas iman, sehingga hidup semakin selaras dengan kehendak-Nya dan berdampak nyata.
  • Peserta melihat upskilling dan upscaling di era digital/AI sebagai proses holistik yang menekankan literasi digital dan AI yang bijak, ditopang oleh pembentukan karakter dan disiplin rohani, sehingga teknologi dipakai sebagai alat pelayanan dan kesaksian, bukan pengganti ketergantungan pada Tuhan.

Referensi:

  1. Mengalami Transformasi Hidup
  2. Gereja China Bertumbuh Tanpa Terusik Revolusi Kebudayaan (1966 - 1976)
  3. Revolusi Injil Telah Tiba!
  4. Revolusi Iman
  5. Yesus Sang Reformator Revolusioner
  6. Yesus Sang Revolusioner?
  7. Fokus pada Revolusi Rajin untuk Membangun Karakter Kristen yang Tangguh
  8. Revolusi Mental, Gereja dan Agen Perubahan
  9. Menjadi Manusia Bintang Lima
  10. Revolusi Hati
  11. Revolusi Hati (Yohanes 2:12-24)

E. Sharing Pendapat, Quote