pemuridan

Sepuluh Akibat Pemuridan yang Buruk di dalam Gereja

Oleh Chuck Lawless
 
Saya telah menulis di tempat lain tentang pemuridan di dalam gereja, yang meliputi cara untuk mengevaluasi strategi pemuridan dan bagaimana agar tidak menetapkan proses itu. Dalam tulisan mendatang, saya akan membahas cara untuk memperkuat pendekatan memuridkan gereja. Akan tetapi, di sini, berikut adalah sepuluh akibat yang dilihat oleh konsultan Lawless Group kami ketika sebuah gereja tidak melakukan pemuridan dengan baik.

Enam Tanda Murid yang Baik

Bagaimana kita mengukur pemuridan? Relatif mudah untuk mengukur kehadiran gereja, persembahan atau partisipasi kelompok kecil, tetapi bagaimana kita mengukur anggota gereja yang menjadi serupa dengan Kristus? Penilitian oleh Willow Creek Reveal menunjukkan bahwa kegiatan gereja tidak selalu membuat para pengikut Kristus menjadi orang-orang yang penuh pengabdian, tetapi adakah beberapa kegiatan yang bisa kita ukur untuk menolong jemaat kita bertumbuh?

Saya kira ada enam hal penting yang menunjukkan murid yang bertumbuh:

Tiga Hal Mendasar Bagaimana Pemuridan Berbeda dari Mentoring

Beberapa tahun yang lalu, seorang wanita muda meminta saya untuk membimbingnya menjadi seorang "ibu". Kami adalah rekan kerja, jadi kami memiliki banyak percakapan biasa. Sesekali, kami bertemu satu lawan satu untuk membicarakan kepedulian dan kekuatirannya saat dia membesarkan putrinya.

Dia mengajukan pertanyaan dan mengarahkan diskusi. Saya akan menawarkan saran dan mengarahkannya ke buku yang sesuai atau orang lain yang mungkin bisa membimbingnya. Kami juga akan berdoa bersama.

Pemuridan: Alasan yang Tepat untuk Melakukan Pemuridan

Oleh: Tim Henderson

Dua tahun setelah lulus dari Penn State, Roger Hesley mengunjungi almamaternya dan menghadiri pertemuan mingguan Cru. Di sana, dia mengalami perjumpaan yang tidak terduga.

Setelah pertemuan tersebut, Roger didekati oleh seorang siswa bernama Doug, yang memperkenalkan dirinya dan mulai membagikan pengalaman pribadinya, tentang bagaimana dia bertemu dengan Kristus. Seraya menceritakan pengalamannya itu, Doug menyebutkan bahwa dia telah dibimbing kepada Kristus dan dimuridkan oleh seseorang bernama Lee.